Monday, December 21, 2015

Jual Grosir Ecer Harga Termurah | Siapa sajakah yang bisa menggunakan baju pelangsing Sauna Suit ? Baju Sauna Suit sudah banyak dibuktikan dan ampuh melangsingkan tubuh sesuai yang diinginkan. Sejumlah artis Hollywood seperti Britney Spears pun beberapa kali tampak mengenakan Sauna Suit untuk berolahraga. Jadi kamu tak perlu khawatir karena penggunaannya aman dan terjamin. Jika ditanya siapa yang cocok, jaket Sauna Suit ini didesain untuk dapat digunakan siapa saja. Baju Sauna Suit bisa dipakai baik oleh pria maupin wanita. Mulai dari usia remaja yakni sekitar 15 tahun hingga mereka yang berusia lanjut sekitar 50 tahun. Bagi kamu yang ingin menerapkan pola dan gaya hidup sehat, sangat direkomendasikan menggunakan Sauna Suit mulai dari sekarang. Selain itu, untuk ibu-ibu yang baru melahirkan dan ingin mengembalikan bentuk tubuh ideal juga cocok memakai Sauna Suit. Terutama bagi penderita obesitas, bisa memanfaatkan Baju Sauna Suit untuk menurunkan berat badannya agar tetap ideal. Untuk info dan pemesanan silahkan hubungi CS kami : Elumor SMS 085726661786 BBM 2756AC06


Siapa sajakah yang bisa menggunakan baju pelangsing Sauna Suit ? Baju Sauna Suit sudah banyak dibuktikan dan ampuh melangsingkan tubuh sesuai yang diinginkan. Sejumlah artis Hollywood seperti Britney Spears pun beberapa kali tampak mengenakan Sauna Suit untuk berolahraga. Jadi kamu tak perlu khawatir karena penggunaannya aman dan terjamin. Jika ditanya siapa yang cocok, jaket Sauna Suit ini didesain untuk dapat digunakan siapa saja. Baju Sauna Suit bisa dipakai baik oleh pria maupin wanita. Mulai dari usia remaja yakni sekitar 15 tahun hingga mereka yang berusia lanjut sekitar 50 tahun. Bagi kamu yang ingin menerapkan pola dan gaya hidup sehat, sangat direkomendasikan menggunakan Sauna Suit mulai dari sekarang. Selain itu, untuk ibu-ibu yang baru melahirkan dan ingin mengembalikan bentuk tubuh ideal juga cocok memakai Sauna Suit. Terutama bagi penderita obesitas, bisa memanfaatkan Baju Sauna Suit untuk menurunkan berat badannya agar tetap ideal. Untuk info dan pemesanan silahkan hubungi CS kami : Elumor SMS 085726661786 BBM 2756AC06 Jika anda ingin beli berbagai produk kecantikan & kesehatan seperti baju pelangsing dengan harga murah dan terpercaya? Beli aja di sini!

Ayo Like juga Fanspage kami >>> Elumor

Jual Grosir Ecer Harga Termurah | :: 25 alasan kenapa aku tahu bahwa suamiku sangat mencintaiku :: Kami sudah menikah selama 50 tahun, dan saya tidak akan melepaskan suami saya kecuali maut yang memisahkan kami. Ingin tahu alasannya? Saya akan menjelaskannya dalam kalimat yang sederhana. Sehingga dapat dipahami, kenapa saya tidak akan membiarkannya pergi dari hidup saya begitu saja. Inilah yang perlu dimiliki seorang istri yang bahagia dan pernikahan yang bahagia. 25 hal yang suami saya lakukan : 1. Dia mengatakan bahwa dia mencintai saya setiap hari. Dan bukan saja setiap hari. Terkadang dia melakukannya beberapa kali dalam satu hari. 2. Dia mengatakan bahwa pelukan dari saya dapat memberikannya rasa nyaman dan energi baru. Di waktu yang sama dia juga akan memberi tahu saya bahwa dia butuh pelukan. Dan saya pun akan menjawab "aku juga", kemudian kami pun saling berpelukan. 3. Dia seorang pria yang memperlakukan saya selayaknya seorang wanita. Membukakan pintu bagi saya di mana saja. Memegang tangan saya ketika kami menyebrang jalan. Memegang payung untuk saya, saat kami sedang terjebak hujan. Hal-hal sederhana itulah yang membuat saya merasa bahagia memilikinya. 4. Dia selalu mengajak saya berjalan-jalan saat libur kerja di akhir minggu. Karena menurutnya, sangat penting bagi kami memiliki waktu berdua saja, tanpa anak-anak. 5. Dia bersedia menonton film drama dan menunjukkan pada saya dia menikmatinya. Di lain waktu saya juga mengajaknya menonton film laga atau film tentang petualangan. 6. Dia membawakan saya kacang burrito. Karena dia tahu itulah obat untuk kesedihan saya. Meskipun ia tidak suka saya terlalu banyak memakannya. 7. Dia berdoa untuk saya dan melakukannya bersama-sama saya. Dia selalu berkata pada Tuhan bahwa dia ingin selalu ada di sisi saya dan memberikan semua kebutuhan saya. 8. Dia bekerja keras untuk memberikan nafkah untuk keluarga kami. Dan saya selalu merasa aman, serta tidak pernah merasa kekurangan. Karena dia selalu berusaha dan bertanggung jawab agar kebutuhan sandang, pangan dan papan kami terpenuhi. 9. Dia ingin saya menjadi seorang ibu di rumah demi anak-anak. Karena dia tahu betapa pentingnya itu untuk anak-anak kami. Dan ia memberikan kesempatan kepada saya untuk tetap melakukan yang saya suka. 10. Dia mendukung saya untuk tetap mengembangkan bakat yang saya miliki. Ketika saya ingin mengambil kelas lukis, untuk memperdalam kemampuan melukis yang saya miliki. Dia mengizinkan saya melakukannya. Ketika saya ingin menjadi seorang penulis lagu, dia bertepuk tangan atas usaha yang saya lakukan. 11. Dia memberi tahu bahwa saya cantik. Bahkan ketika saya merasa jelek dalamt kondisi-kondisi tertentu. Tetapi dia tetap melakukannya. Karena menurutnya dia tidak peduli apakah saya berdandan atau tidak. Bagi dia yang saya butuhkan adalah tetap merasa cantik untuk diri saya sendiri dan untuk dirinya. Itu sudah cukup, tanpa harus berdandan sedemikian rupa. 12. Dia suka sekali membelikan saya baju baru. Dan bersedia menunggu di depan kamar pas, dan siap mengambilkan ukuran atau model berbeda ketika saya tidak merasa cocok dengan baju yang sebelumnya. Dan itu sangat langka dilakukan oleh seorang suami. Itulah kenapa saya berusaha untuk selalu menghargainya. 13. Dia mengatakan ingin saya di sisinya selama-lamanya. Dia juga terkadang mengatakan ingin pergi ke Home Depot berdua dengan saya. Dan saya pun akan menghabiskan waktu berdua dengannya. Tak peduli berapa banyak Home Depot yang ada. Tapi saya sangat bahagia, karena dia ingin melakukannya bersama-sama saya. 14. Dia selalu mengingatkan saya betapa pentingnya beribadah pada Sang Pencipta. Ketika saya tidak melakukannya, dia akan tetap melakukannya dan berdoa untuk saya. Saya sangat menyukai keimanan yang dimilikinya. Dia selalu membawa serta Tuhan dalam setiap kehidupan berumah tangga kami selama ini. 15. Dia senang sekali merapikan tempat tidur. Bahkan ketika saya harus bangun lebih pagi darinya mempersiapkan kebutuhan anak-anak dan dirinya. Saat saya lihat, kamar kami sudah sangat rapi dan bersih. Karena dia sangat menyukai kedua hal itu. 16. Dia sangat peduli pada orang lain. Dia senang sekali membantu tetangga atau mengajak saya menjenguk kerabat atau teman kami yang sakit. Kasih sayang dan kepeduliannya pada orang lain, sangat menyentuh hati saya dan membuat saya merasa lengkap, karena Tuhan telah menghadirkan dia dalam kehidupan saya. 17. Dia mengasihi saya dan anak-anak kami. Walaupun dia tidak begitu emosional seperti saya. Tapi cintanya mendalam untuk kami semua. 18. Dia sangat menyayangi cucu-cucu kami dan itu menjadikan kehidupan kami menjadi lebih bahagia. Dia pun mampu menggoda cucu-cucu kami dan membuat mereka tertawa dan selalu nyaman di dekat kakeknya. 19. Dia tidak pernah mempertanyakan pengeluaran saya ataupun mengeceknya. Dia mempercayakan semua penghasilannya pada saya. Dan itu membuat saya akan selalu berusaha menjaga amanahnya dan bertanggung jawab dengan uang tersebut. Khususnya untuk dikelola sebaik-baiknya bagi kebutuhan rumah tangga kami. 20. Dia selalu setia kepada saya. Untuk semua hal dalam pernikahan kami selama ini. Saya tahu ia tidak akan pernah mengkhianati saya, apalagi ketika kami harus berjauhan. Bagaimana saya bisa begitu yakin? Karena saya tahu suami saya sangat memegang teguh sebuah janji pernikahan sekali seumur hidup. 21. Dia mampu mengurus dirinya sendiri. Menyiapkan baju dan keperluannya bekerja, ketika saya sedang sakit atau sedang sibuk mengerjakan yang lain. Dan dia tidak mempermasalahkan hal itu. Dia juga tidak pernah memakai minyak wangi atau sejenis cologne, karena dia tahu saya alergi denga semua itu. Dia sangat bersih dan rapi dalam soal penampilan. Tetapi dia tidak pernah mempermasalahkan ketika bajunya harus kotor dan menjadi bau keringat karena bekerja. 22. Dia juga suka membantu saya membersihkan halaman rumah. Walaupun untuk yang satu ini dia tidak terlalu suka melakukannya. Tapi dia mau mengerjakan itu semua untuk saya. 23. Dia selalu makan masakan saya tanpa keluhan. Walaupun dia tahu istrinya tidak pernah menjadi juru masak yang hebat. 24. Dia mengurus saya ketika saya sakit. Apalagi pasca operasi yang harus saya jalani, rasa sakit yang tak terhingga membuat saya hanya bisa menangis menahannya. Tetapi dia selalu ada untuk memeluk saya dan menghibur saya. 25. Dia menemukan film kartun favoritnya di sebuah surat kabar. Dan kemudian ia memberitahu saya. Dia menceritakan hal lucu tentang film itu, yang akhirnya membuat saya juga ikut tertawa. Sekarang Anda mungkin berpikir, bahwa suami saya adalah sosok yang sempurna. Dia juga manusia biasa, yang juga tidak sempurna. Yang punya kekurangan. Dan sebagai istri, saya tentu tahu sisi ketidaksempurnaannya. Tetapi entah mengapa, saya tidak mau memikirkan hal tersebut. Pikiran saya selalu hal-hal yang baik tentang dirinya. Dan saya pikir itulah sebuah pernikahan. Ketika kita memutuskan untuk menikah, maka kita hanya perlu memperhatikan sisi-sisi baik dari pasangan kita. Dan dari situlah kita akan tahu mengapa kita mencintainya, ingin menikah dengannya dan menghabiskan masa tua bersamanya. Please Like and Share !!


:: 25 alasan kenapa aku tahu bahwa suamiku sangat mencintaiku :: Kami sudah menikah selama 50 tahun, dan saya tidak akan melepaskan suami saya kecuali maut yang memisahkan kami. Ingin tahu alasannya? Saya akan menjelaskannya dalam kalimat yang sederhana. Sehingga dapat dipahami, kenapa saya tidak akan membiarkannya pergi dari hidup saya begitu saja. Inilah yang perlu dimiliki seorang istri yang bahagia dan pernikahan yang bahagia. 25 hal yang suami saya lakukan : 1. Dia mengatakan bahwa dia mencintai saya setiap hari. Dan bukan saja setiap hari. Terkadang dia melakukannya beberapa kali dalam satu hari. 2. Dia mengatakan bahwa pelukan dari saya dapat memberikannya rasa nyaman dan energi baru. Di waktu yang sama dia juga akan memberi tahu saya bahwa dia butuh pelukan. Dan saya pun akan menjawab "aku juga", kemudian kami pun saling berpelukan. 3. Dia seorang pria yang memperlakukan saya selayaknya seorang wanita. Membukakan pintu bagi saya di mana saja. Memegang tangan saya ketika kami menyebrang jalan. Memegang payung untuk saya, saat kami sedang terjebak hujan. Hal-hal sederhana itulah yang membuat saya merasa bahagia memilikinya. 4. Dia selalu mengajak saya berjalan-jalan saat libur kerja di akhir minggu. Karena menurutnya, sangat penting bagi kami memiliki waktu berdua saja, tanpa anak-anak. 5. Dia bersedia menonton film drama dan menunjukkan pada saya dia menikmatinya. Di lain waktu saya juga mengajaknya menonton film laga atau film tentang petualangan. 6. Dia membawakan saya kacang burrito. Karena dia tahu itulah obat untuk kesedihan saya. Meskipun ia tidak suka saya terlalu banyak memakannya. 7. Dia berdoa untuk saya dan melakukannya bersama-sama saya. Dia selalu berkata pada Tuhan bahwa dia ingin selalu ada di sisi saya dan memberikan semua kebutuhan saya. 8. Dia bekerja keras untuk memberikan nafkah untuk keluarga kami. Dan saya selalu merasa aman, serta tidak pernah merasa kekurangan. Karena dia selalu berusaha dan bertanggung jawab agar kebutuhan sandang, pangan dan papan kami terpenuhi. 9. Dia ingin saya menjadi seorang ibu di rumah demi anak-anak. Karena dia tahu betapa pentingnya itu untuk anak-anak kami. Dan ia memberikan kesempatan kepada saya untuk tetap melakukan yang saya suka. 10. Dia mendukung saya untuk tetap mengembangkan bakat yang saya miliki. Ketika saya ingin mengambil kelas lukis, untuk memperdalam kemampuan melukis yang saya miliki. Dia mengizinkan saya melakukannya. Ketika saya ingin menjadi seorang penulis lagu, dia bertepuk tangan atas usaha yang saya lakukan. 11. Dia memberi tahu bahwa saya cantik. Bahkan ketika saya merasa jelek dalamt kondisi-kondisi tertentu. Tetapi dia tetap melakukannya. Karena menurutnya dia tidak peduli apakah saya berdandan atau tidak. Bagi dia yang saya butuhkan adalah tetap merasa cantik untuk diri saya sendiri dan untuk dirinya. Itu sudah cukup, tanpa harus berdandan sedemikian rupa. 12. Dia suka sekali membelikan saya baju baru. Dan bersedia menunggu di depan kamar pas, dan siap mengambilkan ukuran atau model berbeda ketika saya tidak merasa cocok dengan baju yang sebelumnya. Dan itu sangat langka dilakukan oleh seorang suami. Itulah kenapa saya berusaha untuk selalu menghargainya. 13. Dia mengatakan ingin saya di sisinya selama-lamanya. Dia juga terkadang mengatakan ingin pergi ke Home Depot berdua dengan saya. Dan saya pun akan menghabiskan waktu berdua dengannya. Tak peduli berapa banyak Home Depot yang ada. Tapi saya sangat bahagia, karena dia ingin melakukannya bersama-sama saya. 14. Dia selalu mengingatkan saya betapa pentingnya beribadah pada Sang Pencipta. Ketika saya tidak melakukannya, dia akan tetap melakukannya dan berdoa untuk saya. Saya sangat menyukai keimanan yang dimilikinya. Dia selalu membawa serta Tuhan dalam setiap kehidupan berumah tangga kami selama ini. 15. Dia senang sekali merapikan tempat tidur. Bahkan ketika saya harus bangun lebih pagi darinya mempersiapkan kebutuhan anak-anak dan dirinya. Saat saya lihat, kamar kami sudah sangat rapi dan bersih. Karena dia sangat menyukai kedua hal itu. 16. Dia sangat peduli pada orang lain. Dia senang sekali membantu tetangga atau mengajak saya menjenguk kerabat atau teman kami yang sakit. Kasih sayang dan kepeduliannya pada orang lain, sangat menyentuh hati saya dan membuat saya merasa lengkap, karena Tuhan telah menghadirkan dia dalam kehidupan saya. 17. Dia mengasihi saya dan anak-anak kami. Walaupun dia tidak begitu emosional seperti saya. Tapi cintanya mendalam untuk kami semua. 18. Dia sangat menyayangi cucu-cucu kami dan itu menjadikan kehidupan kami menjadi lebih bahagia. Dia pun mampu menggoda cucu-cucu kami dan membuat mereka tertawa dan selalu nyaman di dekat kakeknya. 19. Dia tidak pernah mempertanyakan pengeluaran saya ataupun mengeceknya. Dia mempercayakan semua penghasilannya pada saya. Dan itu membuat saya akan selalu berusaha menjaga amanahnya dan bertanggung jawab dengan uang tersebut. Khususnya untuk dikelola sebaik-baiknya bagi kebutuhan rumah tangga kami. 20. Dia selalu setia kepada saya. Untuk semua hal dalam pernikahan kami selama ini. Saya tahu ia tidak akan pernah mengkhianati saya, apalagi ketika kami harus berjauhan. Bagaimana saya bisa begitu yakin? Karena saya tahu suami saya sangat memegang teguh sebuah janji pernikahan sekali seumur hidup. 21. Dia mampu mengurus dirinya sendiri. Menyiapkan baju dan keperluannya bekerja, ketika saya sedang sakit atau sedang sibuk mengerjakan yang lain. Dan dia tidak mempermasalahkan hal itu. Dia juga tidak pernah memakai minyak wangi atau sejenis cologne, karena dia tahu saya alergi denga semua itu. Dia sangat bersih dan rapi dalam soal penampilan. Tetapi dia tidak pernah mempermasalahkan ketika bajunya harus kotor dan menjadi bau keringat karena bekerja. 22. Dia juga suka membantu saya membersihkan halaman rumah. Walaupun untuk yang satu ini dia tidak terlalu suka melakukannya. Tapi dia mau mengerjakan itu semua untuk saya. 23. Dia selalu makan masakan saya tanpa keluhan. Walaupun dia tahu istrinya tidak pernah menjadi juru masak yang hebat. 24. Dia mengurus saya ketika saya sakit. Apalagi pasca operasi yang harus saya jalani, rasa sakit yang tak terhingga membuat saya hanya bisa menangis menahannya. Tetapi dia selalu ada untuk memeluk saya dan menghibur saya. 25. Dia menemukan film kartun favoritnya di sebuah surat kabar. Dan kemudian ia memberitahu saya. Dia menceritakan hal lucu tentang film itu, yang akhirnya membuat saya juga ikut tertawa. Sekarang Anda mungkin berpikir, bahwa suami saya adalah sosok yang sempurna. Dia juga manusia biasa, yang juga tidak sempurna. Yang punya kekurangan. Dan sebagai istri, saya tentu tahu sisi ketidaksempurnaannya. Tetapi entah mengapa, saya tidak mau memikirkan hal tersebut. Pikiran saya selalu hal-hal yang baik tentang dirinya. Dan saya pikir itulah sebuah pernikahan. Ketika kita memutuskan untuk menikah, maka kita hanya perlu memperhatikan sisi-sisi baik dari pasangan kita. Dan dari situlah kita akan tahu mengapa kita mencintainya, ingin menikah dengannya dan menghabiskan masa tua bersamanya. Please Like and Share !! Jika anda ingin beli berbagai produk kecantikan & kesehatan seperti baju pelangsing dengan harga murah dan terpercaya? Beli aja di sini!

Ayo Like juga Fanspage kami >>> Elumor

Sunday, December 20, 2015

Jual Grosir Ecer Harga Termurah | Velform Sauna Belt menggunakan tenaga listrik sebesar 220 volt dan 55 watt. Alat terapi untuk menghilangkan lemak di perut dan bokong ini akan memberikan hasil yang maksimal jika digunakan secara rutin setiap hari. Biasanya lemak yang telah dihilangkan akan dikeluarkan bersama dengan keringat dan urine. Perlu kamu ketahui bahwa pengatur suhu yang digunakan dilengkapi dengan tujuh tingkatan. Tingkatan suhu yang digunakan antara lain yaitu 34 hingga 75 derajat celsius. Untuk info dan pemesanan silahkan hubungi CS kami : Elumor SMS 085726661786 BBM 2756AC06


Velform Sauna Belt menggunakan tenaga listrik sebesar 220 volt dan 55 watt. Alat terapi untuk menghilangkan lemak di perut dan bokong ini akan memberikan hasil yang maksimal jika digunakan secara rutin setiap hari. Biasanya lemak yang telah dihilangkan akan dikeluarkan bersama dengan keringat dan urine. Perlu kamu ketahui bahwa pengatur suhu yang digunakan dilengkapi dengan tujuh tingkatan. Tingkatan suhu yang digunakan antara lain yaitu 34 hingga 75 derajat celsius. Untuk info dan pemesanan silahkan hubungi CS kami : Elumor SMS 085726661786 BBM 2756AC06 Jika anda ingin beli berbagai produk kecantikan & kesehatan seperti baju pelangsing dengan harga murah dan terpercaya? Beli aja di sini!

Ayo Like juga Fanspage kami >>> Elumor

Jual Grosir Ecer Harga Termurah | :: Muffin Coklat Kacang :: Bahan A, ======= 1btr telur (kocok lepas) 80gr DCC ( lelehkan) 2sdm margarin (cairkan) 150ml susu cair 120gr gula pasir Bahan B, ======= 75gr kacang (sesuai selera) dicincang kasar Bahan C, ======= 200gr tepung terigu 1sdt baking powder 2sdm coklat bubuk Caranya, ======== > Aduk bahan A menggunakan kocokan telur hingga tercampur rata > Tambahkan bahan B keadonan A aduk rata > Terakhir masukkan bahan C sedikit2 sambil diaduk hingga tercampur rata menggunakan spatula > Tuang adonan ke dlm cetakan Muffin lalu panggang dgn suhu 170° selama 25 menit atw hingga matang »selamat mencoba :) Please Like and Share !!


:: Muffin Coklat Kacang :: Bahan A, ======= 1btr telur (kocok lepas) 80gr DCC ( lelehkan) 2sdm margarin (cairkan) 150ml susu cair 120gr gula pasir Bahan B, ======= 75gr kacang (sesuai selera) dicincang kasar Bahan C, ======= 200gr tepung terigu 1sdt baking powder 2sdm coklat bubuk Caranya, ======== > Aduk bahan A menggunakan kocokan telur hingga tercampur rata > Tambahkan bahan B keadonan A aduk rata > Terakhir masukkan bahan C sedikit2 sambil diaduk hingga tercampur rata menggunakan spatula > Tuang adonan ke dlm cetakan Muffin lalu panggang dgn suhu 170° selama 25 menit atw hingga matang »selamat mencoba :) Please Like and Share !! Jika anda ingin beli berbagai produk kecantikan & kesehatan seperti baju pelangsing dengan harga murah dan terpercaya? Beli aja di sini!

Ayo Like juga Fanspage kami >>> Elumor

Jual Grosir Ecer Harga Termurah | Ini Dia Cara Mudah Mencuci Mobil / Motor di Musim Hujan! SMS 085726661786 | BBM 2756AC06 Mobil atau Motor Gampang Kotor Karena Jalanan Becek di Musim Hujan? Baca disini TIPSNYA! Tahukah Kamu? Air hujan bercampur lumpur yang mengering di bodi kendaraan dapat menimbulkan noda. Air hujan memiliki tingkat asam yang cukup tinggi dan mengandung garam (dominan air laut), sehingga bila kendaraan tidak segera dicuci dan dikeringkan akan menyebabkan korosi/karatan pada bagian kolong kendaraan. Jadi, sangat disarankan untuk mencuci kendaraan setiap kali habis diguyur hujan. Masalahnya... Kamu terkadang capek juga jika harus mencuci kendaraan tiap kali habis diguyur hujan. Mau cuci di tempat pencucian, bisa keluar makin banyak uang kalau harus cuci kendaraan setiap kali habis diguyur hujan. Kamu mungkin bisa menggunakan kendaraan umum di musim hujan seperti sekarang ini, tapi ga semua kendaraan umum memiliki rute sesuai tempat tujuanmu dan terkadang jatuhnya bisa lebih mahal dibanding menggunakan kendaraan sendiri. Jadi, paling praktis emang menggunakan kendaraan sendiri. Tapi resikonya, kalau kehujanan ya hasilnya... Kendaraan kotor lagi dan harus dicuci lagi... Ya emang sih, mencuci kendaraan klo sering-sering ya capek juga, apalagi harus disemprot dulu, disabunin dulu sampe bagian kolong-kolongnya, lalu dibilas dengan disemprot lagi. Mau gampang, tinggal bawa ke tempat pencucian mobil/motor, tapi masa iya harus bayar terus tiap kali kendaraan kotor gara-gara kehujanan? Dan ya namanya musim hujan, hujan bisa datang kapan aja. Bahkan, terkadang tiap hari dalam seminggu hujan terus. Kalau aku jadi kamu ya ga mau capek-capek nyuci tiap hari ato harus keluar banyak uang cuman buat nyuci kendaraan Aku juga seperti kamu dulu, yang capek klo harus nyuci kendaraan yang kotor Dan akhirnya aku ketemu dengan "ALAT" ini... Ini adalah sebuah Penyemprot Air bernama EZ Jet Water Cannon... Dan EZ Jet Water Cannon ini benar-benar MEMPERMUDAH MENCUCI KENDARAAN... Sekilas hampir gak bisa dibedain dengan penyemprot air biasa Dan yang jelas ketika kamu menggunakan EZ Jet Water Cannon untuk mencuci kendaraanmu, maka... - Kamu bisa nyuci kapan aja saat kendaraanmu kotor - Kamu bisa menyemprot air dengan sabun sekaligus! Jadi, ga perlu semprot dulu, baru disabunin. Karena keduanya bisa kamu lakukan sekaligus! - Kamu ga perlu keluar banyak uang cuman untuk cuci kendaraan lagi Kenapa? Karena EZ Jet Water Cannon ini sangat mudah digunakan. Cukup masukkan sabun cair di tempat sabunnya, dan semprotkan air & sabun sekaligus, lalu bilas. Ada 8 buah model semprotan yang dapat diganti ganti dengan memutar ujung EZ Jet Water Cannon. Mencuci kendaraan jadi lebih mudah dan kendaraanmu jadi lebih bersih. Kamu tahukan Ketika kamu sudah menggunakan EZ Jet Water Cannon, maka kamu ga perlu lagi capek-capek mencuci kendaraan... Dan kamu akhirnya bisa lebih mudah mencuci kendaraan dan punya lebih banyak waktu untuk melakukan kegiatan lain seperti santai-santai, nonton TV atau internetan, hehehe Nah... kabar baiknya, Kebetulan kami punya beberapa STOK EZ Jet Water Cannon ini, tapi terbatas banget karena emang produknya laku banget terutama di kalangan pecinta otomotif... Jadi siapa cepat dia dapat ya... ✔ Harga PROMO: Rp 70.000 Ada Harga Grosir juga lho... Min order 3pcs @Rp. 67.500 Min order 6pcs @Rp. 65.000 Min order 12pcs @Rp. 62.500 Jadi, Kamu Mau Order Berapa? :) Buruan Kontak Kami di Elumor SMS 085726661786 BBM 2756AC06 Sekali lagi kami ingatkan, produk ini laris banget! dan sekarang stoknya tinggal dikit Kalau kamu ga SMS/BBM sekarang, kami ga bisa jamin besok STOKnya masih ada :( Kamu akan mendapatkan: ►Alat Penyemprot Air EZ Jet Water Cannon ... dan hari-harimu yang melelahkan saat mencuci kendaraan akan tergantikan dengan kemudahan mencuci kendaraan yang asyik dan menyenangkan... Ambil HPmu sekarang dan SMS/BBM kami sekarang juga! Siapa cepat, dia dapat ;)


Ini Dia Cara Mudah Mencuci Mobil / Motor di Musim Hujan! SMS 085726661786 | BBM 2756AC06 Mobil atau Motor Gampang Kotor Karena Jalanan Becek di Musim Hujan? Baca disini TIPSNYA! Tahukah Kamu? Air hujan bercampur lumpur yang mengering di bodi kendaraan dapat menimbulkan noda. Air hujan memiliki tingkat asam yang cukup tinggi dan mengandung garam (dominan air laut), sehingga bila kendaraan tidak segera dicuci dan dikeringkan akan menyebabkan korosi/karatan pada bagian kolong kendaraan. Jadi, sangat disarankan untuk mencuci kendaraan setiap kali habis diguyur hujan. Masalahnya... Kamu terkadang capek juga jika harus mencuci kendaraan tiap kali habis diguyur hujan. Mau cuci di tempat pencucian, bisa keluar makin banyak uang kalau harus cuci kendaraan setiap kali habis diguyur hujan. Kamu mungkin bisa menggunakan kendaraan umum di musim hujan seperti sekarang ini, tapi ga semua kendaraan umum memiliki rute sesuai tempat tujuanmu dan terkadang jatuhnya bisa lebih mahal dibanding menggunakan kendaraan sendiri. Jadi, paling praktis emang menggunakan kendaraan sendiri. Tapi resikonya, kalau kehujanan ya hasilnya... Kendaraan kotor lagi dan harus dicuci lagi... Ya emang sih, mencuci kendaraan klo sering-sering ya capek juga, apalagi harus disemprot dulu, disabunin dulu sampe bagian kolong-kolongnya, lalu dibilas dengan disemprot lagi. Mau gampang, tinggal bawa ke tempat pencucian mobil/motor, tapi masa iya harus bayar terus tiap kali kendaraan kotor gara-gara kehujanan? Dan ya namanya musim hujan, hujan bisa datang kapan aja. Bahkan, terkadang tiap hari dalam seminggu hujan terus. Kalau aku jadi kamu ya ga mau capek-capek nyuci tiap hari ato harus keluar banyak uang cuman buat nyuci kendaraan Aku juga seperti kamu dulu, yang capek klo harus nyuci kendaraan yang kotor Dan akhirnya aku ketemu dengan "ALAT" ini... Ini adalah sebuah Penyemprot Air bernama EZ Jet Water Cannon... Dan EZ Jet Water Cannon ini benar-benar MEMPERMUDAH MENCUCI KENDARAAN... Sekilas hampir gak bisa dibedain dengan penyemprot air biasa Dan yang jelas ketika kamu menggunakan EZ Jet Water Cannon untuk mencuci kendaraanmu, maka... - Kamu bisa nyuci kapan aja saat kendaraanmu kotor - Kamu bisa menyemprot air dengan sabun sekaligus! Jadi, ga perlu semprot dulu, baru disabunin. Karena keduanya bisa kamu lakukan sekaligus! - Kamu ga perlu keluar banyak uang cuman untuk cuci kendaraan lagi Kenapa? Karena EZ Jet Water Cannon ini sangat mudah digunakan. Cukup masukkan sabun cair di tempat sabunnya, dan semprotkan air & sabun sekaligus, lalu bilas. Ada 8 buah model semprotan yang dapat diganti ganti dengan memutar ujung EZ Jet Water Cannon. Mencuci kendaraan jadi lebih mudah dan kendaraanmu jadi lebih bersih. Kamu tahukan Ketika kamu sudah menggunakan EZ Jet Water Cannon, maka kamu ga perlu lagi capek-capek mencuci kendaraan... Dan kamu akhirnya bisa lebih mudah mencuci kendaraan dan punya lebih banyak waktu untuk melakukan kegiatan lain seperti santai-santai, nonton TV atau internetan, hehehe Nah... kabar baiknya, Kebetulan kami punya beberapa STOK EZ Jet Water Cannon ini, tapi terbatas banget karena emang produknya laku banget terutama di kalangan pecinta otomotif... Jadi siapa cepat dia dapat ya... ✔ Harga PROMO: Rp 70.000 Ada Harga Grosir juga lho... Min order 3pcs @Rp. 67.500 Min order 6pcs @Rp. 65.000 Min order 12pcs @Rp. 62.500 Jadi, Kamu Mau Order Berapa? :) Buruan Kontak Kami di Elumor SMS 085726661786 BBM 2756AC06 Sekali lagi kami ingatkan, produk ini laris banget! dan sekarang stoknya tinggal dikit Kalau kamu ga SMS/BBM sekarang, kami ga bisa jamin besok STOKnya masih ada :( Kamu akan mendapatkan: ►Alat Penyemprot Air EZ Jet Water Cannon ... dan hari-harimu yang melelahkan saat mencuci kendaraan akan tergantikan dengan kemudahan mencuci kendaraan yang asyik dan menyenangkan... Ambil HPmu sekarang dan SMS/BBM kami sekarang juga! Siapa cepat, dia dapat ;) Jika anda ingin beli berbagai produk kecantikan & kesehatan seperti baju pelangsing dengan harga murah dan terpercaya? Beli aja di sini!

Ayo Like juga Fanspage kami >>> Elumor

Jual Grosir Ecer Harga Termurah | :: Syarat Hidup :: Ada seorang operations manager dari sebuah client kantor gue – yang cool banget. Kita undang dia makan siang dan nasinya keras. Kita sebagai vendor yang baik, meminta maaf. Dia bilang, “Gak papa. Justru saya suka nasi keras. Gak suka tuh saya, beras sushi.” “Kok sukanya nasi yang keras Pak?” I cannot help but to ask. “Iya, orangtua saya ngajarin jangan pernah buang makanan. Nasi kemarin juga kita makan.” This may be simple. But this, blew my mind. Dan setelah gue menjadi orangtua, di sini lah gue lihat banyak orangtua mulai mengambil langkah yang tidak disadari, berdampak. “Saya waktu kecil, miskin. Saya pastikan anak-anak saya mendapatkan yang terbaik, termahal.” “Waktu kecil, saya makan aja susah. Saya pastikan mereka itu sekarang makan enak.” “Waktu kecil, saya belajar ditemani lilin dan 2 buku. Sekarang anak saya, saya sekolahkan ke Inggris.” We experienced the worst and therefore we tend to give the best. The question is, is the best…is what our children need? Really? Berdasarkan input dari sdri Leony dalam section comment, saya tambahkan: sebelum teman-teman pembaca yang pernah kuliah di luar menjadi tersinggung, saya ingin tekankan bahwa tidak ada yang salah dengan menyekolahkan anak ke luar negeri. Kemewahan tidak ada batasnya dalam hal pendidikan. Orang sukses itu menjadi sukses karena (1) dididik dengan benar, terlepas dari dari apakah dia kaya atau miskin (2) dididik oleh kesulitan yang dia hadapi. Kita akui ada anak orang kaya yang tetap jempolan attitudenya dan perjuangannya. Tapi kita lihat kebanyakan orang sukses juga dulunya sulit. Kesulitan (dalam beberapa kasus, kemiskinan) itu yang menjadi drive orang-orang untuk menjadi sukses. Ini adalah resep yang nyata. Kesulitan yang orang-orang sukses ini hadapi adalah ladang ujian di mana mereka menempa diri mereka menjadi orang sukses. Pertanyaannya, jika kita ingin mencetak anak-anak yang bermental baja, kenapa kita justru memberikan semua kemudahan? Kenapa justru kita hilangkan semua kesulitan itu? Karena dengan menghilangkan kesulitan-kesulitan itu, justru kita menciptakan generasi yang syarat hidupnya banyak. Generasi Berikutnya Apa yang terjadi dengan dari hasil thinking frame ‘dulu saya susah, saya tidak ingin anak saya susah’? Ini yang terjadi: Anak dari teman ibu gue terbiasa makan beras impor thailand. Di tahun 1998, kita terkena krisis dan orang tuanya tidak lagi mampu beli beras impor. Yang terjadi adalah, anaknya gak bisa makan. Ada anak dari teman yang terbiasa makan es krim haagen dasz, ketika pertama kali makan es krim lokal, dia muntah. Ada cucu yang ngamuk di rumah neneknya karena di rumah nenek, gak ada air panas. Gue tidak mencibir mereka. Apa adanya seorang manusia itu terjadi dari nature dan nurture. Semua ini, adalah nurture. Bahkan di kantor pun sama. Di kantor kebetulan gue jadi mentor seseorang (saat ini). Dalam sebuah kesempatan, dia pernah berkata “Duh, gak nyaman di posisi ini.” Di lain kesempatan, “Sayang ya, si X resign, padahal dia membuat saya nyaman di kantor sini.” Pada kali kedua gue mendengar mentee gue ngomong ini, gue mulai masuk “Kamu sadar gak, kamu udah 2 kali menggarisbawahi bahwa kenyamanan dalam kerja itu, penting bagi kamu.” “…” “Emang sih idealnya nyaman. Tapi sayangnya, this is life. We don’t get to pick ideal situations. Sometimes we need to settle with what we have and deal with it. Tentang kenyamanan, coba jadikan itu sebagai sesuatu yang ‘nice to have’ dan bukan ‘must have’.” What to Do? Gue menyukai cara Sultan Jogja mendidik anak-anaknya. Gue pernah dengar bahwa di saat batita, anak sultan dikirim untuk hidup di desa. Makan susah, main tanah, mandi di sumur. Intinya, meski dia anak sultan, dia tidak tahu bahwa dia anak sultan dan dia merasakan standar hidup yang rendah – dan merasa cukup dengan itu. Setelah agak besar, dia kembali ke istana. Dampaknya, semua Sultan, bersikap merakyat. Dia makan steak, tapi dia tahu bahwa steak yang dia makan adalah sebuah kemewahan. Bukan sebuah syarat hidup niminum. Gue pun memiliki syarat-syarat hidup. Semenjak menjadi seorang bapak, gue berubah total dan gue kikis hilang itu semua. Karena gue tidak ingin anak-anak gue memiliki syarat hidup yang banyak. Dan satu-satunya cara memastikan itu terjadi adalah bahwa gue pun tidak boleh memiliki syarat hidup banyak. Gue memilih untuk mengajak mereka naik kopaja atau transjakarta setiap hari ke sekolah, sebelum mereka merasakan bahwa naik angkutan umum itu, rendah. Tidak ada salahnya naik mercy ke sekolah. Sama dengan tidak ada salahnya naik kopaja (tentunya gue ikut nemenin, secara jaman sekarang banyak pedofil). Gue memilih untuk membiarkan mereka tidur di lantai (ketika mereka tidak sengaja terlelap tidur. Gue tidak lantas mengangkat mereka ke dalam kamar mereka). Siapa tahu suatu saat nanti mereka harus terus-terusan. Gue memilih untuk mematikan AC saat mereka tidur – siapa tahu mereka suatu saat cannot afford air conditioning. Gue memilih untuk tidak menginstall air panas karena gue ingin anak-anak gue baik-baik saja jika suatu saat nanti mereka tiap hari harus mandi air dingin. (meski tidak ada yang salah dengan menginstall air panas), Gue memilih untuk melarang mereka main tablet karena gue ingin mereka tidak tergantung dengan kemewahan itu. Gue melarang mereka menilai teman dari merk mobil mereka karena merk mobil itu gak pernah penting, dan gak akan penting. Kita pergi ke mall memakai kopaja. And we have fun ketawa-ketawa, seperti jutaan orang lain. Gue tidak membuang nasi kemarin yang memang masih bagus. Instead gue makan sama anak-anak gue. Siapa tahu suatu saat, that is all they can afford. Agak keras. And we like it. We teach them to pursue happiness so that they learn the value and purposes of things. Not the price of things. Nasi kemarin yang masih perfectly safe to eat, masih punya value. Kopaja dan mercy memiliki purpose yang sama, yaitu mengantar kita ke sebuah tempat. AC atau gak AC memberikan value yang sama. A good night sleep. Kenapa semua ini penting? Kita harus ingat bahwa generasi bapak kita adalah generasi yang bersaing dengan 3 milyar orang. Mereka bisa mengumpulkan kekayaan dan membeli kemudahan untuk generasi kita. Kita harus bersaing dengan 7 milyar orang. Anak kita nanti mungkin harus bersaing dengan 12 milyar orang di generasi mereka. One needs to be a fucking tough person to be able to compete with 12 billion people. Dan percaya lah, memiliki syarat hidup yang banyak, tidak akan membantu anak-anak kita bersaing dengan 12 milyar orang itu. Itu aja sih. Berdasarkan input dari sdri Leony dalam section comment, saya tambahkan: Just in case masih ada yang belum menangkap inti dari blog ini, intinya adalah, mendidik seorang anak dalam 1 ekstrimitas (selalu frugal atau selalu mewah) tidak baik. Tidak baik bukan dari standar atau sisi pandang seorang Adhitya Mulya, tapi tidak baik dari sisi pandang siapa pun di mana pun. tidak baik by any standard. Apa jadinya seorang anak selama ini hanya tahu susah tiba-tiba dapat rizki 1 milyar? Jadi teringat kasus turis China daratan yang buang air besar di trotoar luar toko tas di Inggris. Rizki berubah, mentalitas tidak. Apa jadinya jika seorang anak hanya tahu kemewahan? Hidup serasa mati jika tidak ada 1 hal enteng saja. Kita semua orangtua dan sensitif jika dibilang ‘cara ini salah, cara itu salah’. Semua cara terserah kita masing-masing – tidak ada yang benar. Gue sendiri banyak menulis ‘memilih untuk’. Feel free to make your choices. Jadi, saya akan memulai banyak posting ke depan dengan berkata: kalau saya sih… dan Saya memilih untuk… Untuk menutup posting ini, kalau saya sih, ketika mendapat rizki berlebih, bukannya meningkatkan kemewahan. Tapi memperkenalkan ragam kemewahan yang ada. makan tempe, makan steak. Liburan ke X, liburan ke Y. Memperkenalkan ragam tingkat kemewahan dari yang paling sederhana asampai yang paling mewah yang saya mampu, agar anak-anak mengenal apa itu susah, sebelum mereka mengeluh. Agar anak-anak mengenal apa itu mewah, sebelum mereka kaget dan tidak bijak mengelolanya. Please Like and Share !!


:: Syarat Hidup :: Ada seorang operations manager dari sebuah client kantor gue – yang cool banget. Kita undang dia makan siang dan nasinya keras. Kita sebagai vendor yang baik, meminta maaf. Dia bilang, “Gak papa. Justru saya suka nasi keras. Gak suka tuh saya, beras sushi.” “Kok sukanya nasi yang keras Pak?” I cannot help but to ask. “Iya, orangtua saya ngajarin jangan pernah buang makanan. Nasi kemarin juga kita makan.” This may be simple. But this, blew my mind. Dan setelah gue menjadi orangtua, di sini lah gue lihat banyak orangtua mulai mengambil langkah yang tidak disadari, berdampak. “Saya waktu kecil, miskin. Saya pastikan anak-anak saya mendapatkan yang terbaik, termahal.” “Waktu kecil, saya makan aja susah. Saya pastikan mereka itu sekarang makan enak.” “Waktu kecil, saya belajar ditemani lilin dan 2 buku. Sekarang anak saya, saya sekolahkan ke Inggris.” We experienced the worst and therefore we tend to give the best. The question is, is the best…is what our children need? Really? Berdasarkan input dari sdri Leony dalam section comment, saya tambahkan: sebelum teman-teman pembaca yang pernah kuliah di luar menjadi tersinggung, saya ingin tekankan bahwa tidak ada yang salah dengan menyekolahkan anak ke luar negeri. Kemewahan tidak ada batasnya dalam hal pendidikan. Orang sukses itu menjadi sukses karena (1) dididik dengan benar, terlepas dari dari apakah dia kaya atau miskin (2) dididik oleh kesulitan yang dia hadapi. Kita akui ada anak orang kaya yang tetap jempolan attitudenya dan perjuangannya. Tapi kita lihat kebanyakan orang sukses juga dulunya sulit. Kesulitan (dalam beberapa kasus, kemiskinan) itu yang menjadi drive orang-orang untuk menjadi sukses. Ini adalah resep yang nyata. Kesulitan yang orang-orang sukses ini hadapi adalah ladang ujian di mana mereka menempa diri mereka menjadi orang sukses. Pertanyaannya, jika kita ingin mencetak anak-anak yang bermental baja, kenapa kita justru memberikan semua kemudahan? Kenapa justru kita hilangkan semua kesulitan itu? Karena dengan menghilangkan kesulitan-kesulitan itu, justru kita menciptakan generasi yang syarat hidupnya banyak. Generasi Berikutnya Apa yang terjadi dengan dari hasil thinking frame ‘dulu saya susah, saya tidak ingin anak saya susah’? Ini yang terjadi: Anak dari teman ibu gue terbiasa makan beras impor thailand. Di tahun 1998, kita terkena krisis dan orang tuanya tidak lagi mampu beli beras impor. Yang terjadi adalah, anaknya gak bisa makan. Ada anak dari teman yang terbiasa makan es krim haagen dasz, ketika pertama kali makan es krim lokal, dia muntah. Ada cucu yang ngamuk di rumah neneknya karena di rumah nenek, gak ada air panas. Gue tidak mencibir mereka. Apa adanya seorang manusia itu terjadi dari nature dan nurture. Semua ini, adalah nurture. Bahkan di kantor pun sama. Di kantor kebetulan gue jadi mentor seseorang (saat ini). Dalam sebuah kesempatan, dia pernah berkata “Duh, gak nyaman di posisi ini.” Di lain kesempatan, “Sayang ya, si X resign, padahal dia membuat saya nyaman di kantor sini.” Pada kali kedua gue mendengar mentee gue ngomong ini, gue mulai masuk “Kamu sadar gak, kamu udah 2 kali menggarisbawahi bahwa kenyamanan dalam kerja itu, penting bagi kamu.” “…” “Emang sih idealnya nyaman. Tapi sayangnya, this is life. We don’t get to pick ideal situations. Sometimes we need to settle with what we have and deal with it. Tentang kenyamanan, coba jadikan itu sebagai sesuatu yang ‘nice to have’ dan bukan ‘must have’.” What to Do? Gue menyukai cara Sultan Jogja mendidik anak-anaknya. Gue pernah dengar bahwa di saat batita, anak sultan dikirim untuk hidup di desa. Makan susah, main tanah, mandi di sumur. Intinya, meski dia anak sultan, dia tidak tahu bahwa dia anak sultan dan dia merasakan standar hidup yang rendah – dan merasa cukup dengan itu. Setelah agak besar, dia kembali ke istana. Dampaknya, semua Sultan, bersikap merakyat. Dia makan steak, tapi dia tahu bahwa steak yang dia makan adalah sebuah kemewahan. Bukan sebuah syarat hidup niminum. Gue pun memiliki syarat-syarat hidup. Semenjak menjadi seorang bapak, gue berubah total dan gue kikis hilang itu semua. Karena gue tidak ingin anak-anak gue memiliki syarat hidup yang banyak. Dan satu-satunya cara memastikan itu terjadi adalah bahwa gue pun tidak boleh memiliki syarat hidup banyak. Gue memilih untuk mengajak mereka naik kopaja atau transjakarta setiap hari ke sekolah, sebelum mereka merasakan bahwa naik angkutan umum itu, rendah. Tidak ada salahnya naik mercy ke sekolah. Sama dengan tidak ada salahnya naik kopaja (tentunya gue ikut nemenin, secara jaman sekarang banyak pedofil). Gue memilih untuk membiarkan mereka tidur di lantai (ketika mereka tidak sengaja terlelap tidur. Gue tidak lantas mengangkat mereka ke dalam kamar mereka). Siapa tahu suatu saat nanti mereka harus terus-terusan. Gue memilih untuk mematikan AC saat mereka tidur – siapa tahu mereka suatu saat cannot afford air conditioning. Gue memilih untuk tidak menginstall air panas karena gue ingin anak-anak gue baik-baik saja jika suatu saat nanti mereka tiap hari harus mandi air dingin. (meski tidak ada yang salah dengan menginstall air panas), Gue memilih untuk melarang mereka main tablet karena gue ingin mereka tidak tergantung dengan kemewahan itu. Gue melarang mereka menilai teman dari merk mobil mereka karena merk mobil itu gak pernah penting, dan gak akan penting. Kita pergi ke mall memakai kopaja. And we have fun ketawa-ketawa, seperti jutaan orang lain. Gue tidak membuang nasi kemarin yang memang masih bagus. Instead gue makan sama anak-anak gue. Siapa tahu suatu saat, that is all they can afford. Agak keras. And we like it. We teach them to pursue happiness so that they learn the value and purposes of things. Not the price of things. Nasi kemarin yang masih perfectly safe to eat, masih punya value. Kopaja dan mercy memiliki purpose yang sama, yaitu mengantar kita ke sebuah tempat. AC atau gak AC memberikan value yang sama. A good night sleep. Kenapa semua ini penting? Kita harus ingat bahwa generasi bapak kita adalah generasi yang bersaing dengan 3 milyar orang. Mereka bisa mengumpulkan kekayaan dan membeli kemudahan untuk generasi kita. Kita harus bersaing dengan 7 milyar orang. Anak kita nanti mungkin harus bersaing dengan 12 milyar orang di generasi mereka. One needs to be a fucking tough person to be able to compete with 12 billion people. Dan percaya lah, memiliki syarat hidup yang banyak, tidak akan membantu anak-anak kita bersaing dengan 12 milyar orang itu. Itu aja sih. Berdasarkan input dari sdri Leony dalam section comment, saya tambahkan: Just in case masih ada yang belum menangkap inti dari blog ini, intinya adalah, mendidik seorang anak dalam 1 ekstrimitas (selalu frugal atau selalu mewah) tidak baik. Tidak baik bukan dari standar atau sisi pandang seorang Adhitya Mulya, tapi tidak baik dari sisi pandang siapa pun di mana pun. tidak baik by any standard. Apa jadinya seorang anak selama ini hanya tahu susah tiba-tiba dapat rizki 1 milyar? Jadi teringat kasus turis China daratan yang buang air besar di trotoar luar toko tas di Inggris. Rizki berubah, mentalitas tidak. Apa jadinya jika seorang anak hanya tahu kemewahan? Hidup serasa mati jika tidak ada 1 hal enteng saja. Kita semua orangtua dan sensitif jika dibilang ‘cara ini salah, cara itu salah’. Semua cara terserah kita masing-masing – tidak ada yang benar. Gue sendiri banyak menulis ‘memilih untuk’. Feel free to make your choices. Jadi, saya akan memulai banyak posting ke depan dengan berkata: kalau saya sih… dan Saya memilih untuk… Untuk menutup posting ini, kalau saya sih, ketika mendapat rizki berlebih, bukannya meningkatkan kemewahan. Tapi memperkenalkan ragam kemewahan yang ada. makan tempe, makan steak. Liburan ke X, liburan ke Y. Memperkenalkan ragam tingkat kemewahan dari yang paling sederhana asampai yang paling mewah yang saya mampu, agar anak-anak mengenal apa itu susah, sebelum mereka mengeluh. Agar anak-anak mengenal apa itu mewah, sebelum mereka kaget dan tidak bijak mengelolanya. Please Like and Share !! Jika anda ingin beli berbagai produk kecantikan & kesehatan seperti baju pelangsing dengan harga murah dan terpercaya? Beli aja di sini!

Ayo Like juga Fanspage kami >>> Elumor

Jual Grosir Ecer Harga Termurah | :: Jatuh cinta itu mudah. Tapi bagaimana mempertahankannya? :: Banyak sekali kasus perceraian yang terjadi saat ini padahal baru menikah baru beberapa tahun. Padahal sebelum menikah sudah berpacaran bertahun-tahun lamanya. Tapi entah mengapa saat menikah, semuanya seperti menguap. Cerita indah masa-masa pendekatan dan saling tergila-gila satu sama lain lenyap begitu saja ketika justru komitmen pernikahan sudah diikrarkan. Penyebabnya tentu banyak hal. Bisa karena kehadiran orang ketiga, perbedaan prinsip atau yang sering digadang-gadangkan alasan tidak adanya kecocokan. Atau karena masalah-masalah klise yang dianggap menjadi puncak kekecewaan terhadap pasangan. Ini yang saya garis bawahi. Tidak ada kecocokan lalu kenapa dulu memutuskan menikah? Ketika akhirnya hadir seorang anak, dan baru menemukan tidak ada kecocokan? Setelah bertahun-tahun pacaran apakah selama itu ada kecocokan? Jika sudah begini, impian membangun rumah tangga hingga akhir hayat hanyalah mimpi belaka. Tak ada lagi cinta, tak ada lagi gelora. Melihat pasangan seperti melihat orang yang harus segera dijauhi. Bahkan lebih cepat lebih baik. Inikah nilai pernikahan yang terjadi sekarang? Menjadikan janji suci sebagai penghalal sebuah hubungan. Atau dari kita yang memang tidak bisa berkomitmen sepanjang masa. Sehingga ketika ada ikatan, seperti terkurung dari sebuah kata bernama kebebasan. Merasa hilangnya hal-hal privasi dan terganggunya kehidupan pribadi. Mari kita telaah lagi apa yang terjadi dengan diri kita. Pernikahan seyogyanya menjadi ladang ibadah yang seharusnya dapat memberi rasa aman dan nyaman untuk keduanya. Bertanyalah pada diri sendiri. Apa tujuan kita menikah. Apa tujuan kita berumah tangga. Apa tujuan kita memilih seseorang untuk menemani hari-hari tua kita. Apa tujuan kita memiliki keturunan. Jika kita sudah menemukan jawabannya, kita akan tahu bahwa pernikahan memberi kita banyak pelajaran. Yaitu berlajar bertanggung jawab dengan keputusan yang kita ambil. Belajar bertanggung jawab menjadi pasangan yang baik. Belajar bertanggung jawab menjadi orangtua. Serta belajar bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri agar menjadi individu yang lebih baik. Yah, bertanggung jawab. Terdengar mudah tetapi saat dijalani terasa sulit. Menjalani pernikahan dan tetap mencintai pasangan tanpa ada rasa yang berubah menjadi sulit dilakukan. Ketika kita terlalu membuat sebuah ekspektasi berlebih pada pasangan. Saat itulah muncul rasa kecewa, karena kenyataan tidak pernah berbanding lurus dengan harapan yang kita impikan. Akhirnya saling menyalahkan, saling mempertahankan argumen dan kemudian berpisah. Ironis memang, tetapi itulah yang terjadi tanpa kita sadari. Jika sudah begini, hanya keyakinan untuk tetap menjalani pernikahan dengan sebaik mungkin. Mencoba untuk saling memaafkan. Menerima dengan sebaik-baiknya kekurangan diri dan kekurang pasangan. Kemudian berusaha untuk tidak terlalu berharap situasi berubah dengan cepatnya. Tetapi semuanya dibutuhkan proses, yaitu proses menerima, bersyukur dan mendengarkan satu sama lain. Please Like and Share !!


:: Jatuh cinta itu mudah. Tapi bagaimana mempertahankannya? :: Banyak sekali kasus perceraian yang terjadi saat ini padahal baru menikah baru beberapa tahun. Padahal sebelum menikah sudah berpacaran bertahun-tahun lamanya. Tapi entah mengapa saat menikah, semuanya seperti menguap. Cerita indah masa-masa pendekatan dan saling tergila-gila satu sama lain lenyap begitu saja ketika justru komitmen pernikahan sudah diikrarkan. Penyebabnya tentu banyak hal. Bisa karena kehadiran orang ketiga, perbedaan prinsip atau yang sering digadang-gadangkan alasan tidak adanya kecocokan. Atau karena masalah-masalah klise yang dianggap menjadi puncak kekecewaan terhadap pasangan. Ini yang saya garis bawahi. Tidak ada kecocokan lalu kenapa dulu memutuskan menikah? Ketika akhirnya hadir seorang anak, dan baru menemukan tidak ada kecocokan? Setelah bertahun-tahun pacaran apakah selama itu ada kecocokan? Jika sudah begini, impian membangun rumah tangga hingga akhir hayat hanyalah mimpi belaka. Tak ada lagi cinta, tak ada lagi gelora. Melihat pasangan seperti melihat orang yang harus segera dijauhi. Bahkan lebih cepat lebih baik. Inikah nilai pernikahan yang terjadi sekarang? Menjadikan janji suci sebagai penghalal sebuah hubungan. Atau dari kita yang memang tidak bisa berkomitmen sepanjang masa. Sehingga ketika ada ikatan, seperti terkurung dari sebuah kata bernama kebebasan. Merasa hilangnya hal-hal privasi dan terganggunya kehidupan pribadi. Mari kita telaah lagi apa yang terjadi dengan diri kita. Pernikahan seyogyanya menjadi ladang ibadah yang seharusnya dapat memberi rasa aman dan nyaman untuk keduanya. Bertanyalah pada diri sendiri. Apa tujuan kita menikah. Apa tujuan kita berumah tangga. Apa tujuan kita memilih seseorang untuk menemani hari-hari tua kita. Apa tujuan kita memiliki keturunan. Jika kita sudah menemukan jawabannya, kita akan tahu bahwa pernikahan memberi kita banyak pelajaran. Yaitu berlajar bertanggung jawab dengan keputusan yang kita ambil. Belajar bertanggung jawab menjadi pasangan yang baik. Belajar bertanggung jawab menjadi orangtua. Serta belajar bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri agar menjadi individu yang lebih baik. Yah, bertanggung jawab. Terdengar mudah tetapi saat dijalani terasa sulit. Menjalani pernikahan dan tetap mencintai pasangan tanpa ada rasa yang berubah menjadi sulit dilakukan. Ketika kita terlalu membuat sebuah ekspektasi berlebih pada pasangan. Saat itulah muncul rasa kecewa, karena kenyataan tidak pernah berbanding lurus dengan harapan yang kita impikan. Akhirnya saling menyalahkan, saling mempertahankan argumen dan kemudian berpisah. Ironis memang, tetapi itulah yang terjadi tanpa kita sadari. Jika sudah begini, hanya keyakinan untuk tetap menjalani pernikahan dengan sebaik mungkin. Mencoba untuk saling memaafkan. Menerima dengan sebaik-baiknya kekurangan diri dan kekurang pasangan. Kemudian berusaha untuk tidak terlalu berharap situasi berubah dengan cepatnya. Tetapi semuanya dibutuhkan proses, yaitu proses menerima, bersyukur dan mendengarkan satu sama lain. Please Like and Share !! Jika anda ingin beli berbagai produk kecantikan & kesehatan seperti baju pelangsing dengan harga murah dan terpercaya? Beli aja di sini!

Ayo Like juga Fanspage kami >>> Elumor